DIAM

Ku eja hurufmu
Satu persatu, sayup saja

Agar perempuan seranjangmu
Tak mendengar

Dan kita tetap terikat riuh
: Di pekat Rindu

25 Nov 2008

2 comments:

bungabambu said...

wow!

ada yang pandai berpuisi...

bagus al haqq said...

weh weh weh
ini puisi apa cerpen
hehehehe

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...