Saturday, November 18, 2006

Tentang Senja

Berkata senja pada pagi
"Aku lelah menjadi sesudahmu"
Dengan tangisnya yang luruh
"Aku ingin menjadi kamu"

Waktu lama memajangmu
Apalah senja
Tiba sebentar lalu pergi

"Tapi banyak yang menunggu senja" hiburnya
Pagi tersenyum,
"Engkau mahal katanya"


8nov06

2 comments:

cunx said...

sajak yg multitafsir.......
wekekekekekekeke......
gayane.....

crystalistgita said...

pa'an ya multitafsir..??
he..he..he..he..