Sunday, November 02, 2008

Akulah

Akulah
Sepi yang melindasmu

Akulah
Tepi yang penjarakanmu

Akulah
Raja pemilik
Tempurung kepalamu

Indigo, 2 Nov 208

2 comments:

Arsyad Indradi said...

Ngiris memang kalo demikian. Dalam diri kita sendiri sesungguhnya ada seribu penguasa yang otoritar.Tapi sesiapa yang menyadari ? Maka bangunlah sebuah negeri kesadaran tempat kita meletakan kehidupan yang terkadang rapuh oleh sang aku.Semoga.

crystalistgita said...

bagaimana mengusir aku yang rapuh?
akh itu bagian dari kepalaku

tak terelakkan