Menungguimu

Sebulan
Dua bulan
---masih diam

Empat bulan
lima bulan
---waspada

Tujuh bulan
---pesta dawet

Delapan bulan
Sembilan bulan

Akh.. akhirnya lahir juga
Puisi

Okt 2008

2 comments:

Arsyad Indradi said...

Ha ha ha sungguh puisi itu terkadang begitu manja, menjengkelkan, benci tapi rindu. Itulah, mau apa lagi, ia adalah buah simalakama.

crystalistgita said...

ho'oh
menyebalkan kalau ia meninggalkan kita
walau sebentar saja

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...