Edisi Lumpur 2

Sudah berapa lama??
Ratusan...!!

--Teras Rumah

Usia 2 tahun, lebih
Ia masih saja merengek
Masih minta ditetek, kelon

Sudahlah nak..
Emak bapakmu sudah lumpuh
Otak lubang, kosong berkerat

---Ruang Hitam

Kepala kotak empot-empotan
Cacing-cacing selonjoran

Nasinya kering, Ikannya basi

Tenggorokan berasap
panas lepuh, pengap

--Kamar tidur

Lumpur liur di pagi hari
Pesing dan juga Bacin

sby, 13 Juni 2008

3 comments:

♣ekohm art87♣ said...
This comment has been removed by the author.
♣ekohm art87♣ said...

katakatanya padat....singkat memuat...

crystalistgita said...

akh ini sekedar memuntahkan isi hati.
tapi seperti apa puisi?
akh... aku hampir putus asa.

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...