Tentang Perahu Dan Siang

~miss worm~

Padanya aku berkesah
Tentang cerita sebuah perahu
Bergoyang tenang di laut berbuih terik
Perahu tanpa kemudi, hanya sepasang dayung rapuh
Terengah menuju dermaga atau pantai tak berpasir

Lalu aku bercerita tentang kisah lain
Tentang siang yang lupa mengecilkan volume panas
Hingga menjadikan laut seasin keringat lelaki
Yang berlari mengejar tiket kapal
Menguapkan alpha pada akhir

Ceritapun sama
Gontai terbawa ombak kecil

Padahal tersimpan catatan kecil
"Menuju rumah berpenghuni"
: Dua kepala dan satu tubuh

No comments:

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...