Skip to main content

Kupu-kupu

Yang dinyanyikan malam, penat
Yang disimpan suram bulan, resah
Satu luka, seribu cerita dan empat cangkir kopi

Memadu gelak dan kecup kenang
Cerita tentang masa lalu, yang tak berkesudah

Kupu-kupu merobek kepompong
ia jatuh terlelap, rebahkan sayap yang basah

Apa yang kau simpan di nada minormu?

sby on the road, 8 Juni 2013

Comments

Anonymous said…
ngobrol sama kawan-kawan yang sehobi dan sevisi memang asyik, apalagi ada salah satunya yang kita gambar dan taksir he.he.he
Cia ling said…
keren gan article nya..kenjungi juga blog saya ya gan http://chaniaj.blogspot.com/

Popular posts from this blog

....................

Bagaimana bisa aku bercakap-cakap sedangkan ruangan ini begitu kecil dan kau melayang-layang di luar sana
Bagaimana aku membagi cerita Sedangkan kau bersedekap tersenyum dan tetap berdiam
Bagaimana berguru, bertanya, atau sekedar bersapa Karena aku hanya punya secuil kenangan Lelucon yang giris, ilmu yang tipis
Bagaimana aku menahan tangis Perjalananmu sudah lama terhenti
Dan apa yang kau sisakan
Tak juga menjadi jalanku
Sby, 30 Mei 2017 utk Guru, Kawan, Kakak, yang tak pernah lelah berada di medan laga.
30 Mei 2017, alm. Fahrudin Nasrulloh

Tentang Senja

Berkata senja pada pagi
"Aku lelah menjadi sesudahmu"
Dengan tangisnya yang luruh
"Aku ingin menjadi kamu"

Waktu lama memajangmu
Apalah senja
Tiba sebentar lalu pergi

"Tapi banyak yang menunggu senja" hiburnya
Pagi tersenyum,
"Engkau mahal katanya"


8nov06