Untukmu, Bunda

: ibuku dan semua ibu

Di tanganmu
terrajut senja untukku kelak

Di lilitan jilbabmu
terjuntai nada tidurku kelak

Di luas dadamu
tertanam asa dan mimpiku kelak

Di kerut senyummu
Tak pernah terhitung hariku kelak

Jika kelak akhirnya tiba
Do'amu tak akan pernah tersungkur
Ataupun terukur
.......................Bunda..........................

di Ruang Gelap, 13 Mei 2008

No comments:

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...