Wednesday, March 07, 2007

Puncak Kedua

Malam itu hangat sekali mungkin akan tiba hujan
Tapi sampai malam larut masih belum ada tanda petir

Dengan tawa yang tersisa di ruang sepi itu
Mencoba cairkan lelah gelut yang tergerus ego

Keringat kita sudah tercampur di mangkok kecil bergambar ayam jago
Abu rokok yang lelah terkulai saat berkesah pada malam

Ini sudah taun keberapa?
Katamu ini puncak kedua
Apa mungkin ada puncak ketiga

Wajah wajah polos menjadi begitu kerut
Banyak luka yang harus terselesaikan

Lihat saja tawa itu hanya sampai sepersekian detik
Kemudian lenyap setelah dada dan mata membengkak


Dies Natalies Teater Crystal ke-19
6 maret 2007

No comments: