Dongeng Ritual Mandi Yang Tak Tuntas

Kulit lusuh dengan keringat tersimpan rapi di tiap lipatannya

Setibanya ia mengurus pemakaman rutin hari hari

Ia segera bergegas menjambak handuk yang terlipat di atas pembaringan tua

Penat terlihat sekali mulai dari lutut sampai siku hidup

Matahari sejak tadi setia menggiring, kini hanya sedikit mengintip

Ritual sebelum mandi segera dikerjakan, kulitnya dikuliti

Sedikit demi sedikit dari kulit kepala sampai kulit kemaluan

Ritual mandinya belum tuntas

Kulit kaki belum lepas

Nanti malam masih dipakai jalan


Macul,14maret07

No comments:

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...