Menyulut Sahut

Batu-batu kecil, biarkan tubuhku menyusup menjadi udara
Udara melayang-awang biarkan menjadi embun-embun basah
Embun biarkan aku menyusup diantara bulir yang gemeretak

: Dingin

Dingin suarakan gigil di gendang telingaku
Telinga biarkan terdengar

yang kau dengar
yang pergi menjauh

: di titik- titik Riak

Surabaya, Feb - Agust 2011

No comments:

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...