Wednesday, December 31, 2008

Angka-Angka-Angka-Do'a

Dari sudut langit, serupa roket
menebar percik-percik api, kembang bermekaran

Kuhitung bonggol - bonggol jagung

Dari muka-muka arang
Penyihir menyembur asap-asap bebal

Menebal semakin tebal...

Kembang-kembang do'a dari karung gembel
Apek dan kumal
Menadah remah sampah basah setahun kemarin

Langit serupa setapak lengang
Di antara kabut asap motor perempatan jalan

Tertunduk ujung ujung mesiu
Bersimpuh do'a yang tak juga tuntas
Meluncurkannya di pekat awan

Titik detik di jam dinding, lewatlah
Bulan pergi perlahan lewat sela-sela pagi
Angkapun meluruh seluruh, bersama darah

Penghujung 2008

No comments: