Skip to main content

Ruang AbuAbu

Setahun yang lalu masih nampak sama
Dinding buram mengelupaskan kenangan
Jendela kecil yang hembus lebat angan
Dengan laba laba merah di tiap sudutnya

Udara begitu pengap
Masih sama seperti dulu
Meretaskan sesak dada

Namun sunyi dan sepi
Inilah yang merinduku tengadah
Dengan atap atap yang menyeringai

Masih hitam ataupun putih
Sama sama tak saling tahu
Bersingkuran menjadi bayang kelabu

Ruangan itu
Menikmatiku

Demikianpun
Aku


01.32 22Nov07

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Senja

Berkata senja pada pagi
"Aku lelah menjadi sesudahmu"
Dengan tangisnya yang luruh
"Aku ingin menjadi kamu"

Waktu lama memajangmu
Apalah senja
Tiba sebentar lalu pergi

"Tapi banyak yang menunggu senja" hiburnya
Pagi tersenyum,
"Engkau mahal katanya"


8nov06

Wi.. Semua tentang sebuah Tanda

Wi..
aku biarkan jengkal jarimu
hitungi bias luka sukaku

Wi..
Ada juga sisa jejak darah
petualang bengal
juga suara parau bibir resah

Aku biarkan kau mandikan tubuhku
dengan uap aroma malam
Hingga aku jenak memuara
di matamu yang sepi

Wi..
ada detak berlarian di halaman rumah tepiku
ketika kau melempar ranting pohon mangga

Dan keesokan pagi kutemukan tetes embun
                                      berwarna biru rindu
Di jendela rumahku

secuil tandaMu kah itu?