Skip to main content

Dasar Laut Semakin Nyata

Perahu mulai tenggelam

Lubangnya membesar

Digerus mata air dari hati


Dan aku semakin gusar

Melambaikan tangan kesegala penjuru

Dermaga masih terlalu jauh digapai


Sedangkan aku kehabisan nafas

Setelah bercinta dengan camar yang melintas


Tanganku gemetar menutup mata

Membayangkan dasar laut yang dalam

Dan gelap


24Agustus07

Comments

raffaell said…
Saya Sedang membuat Blog Agregator khusus puisi, jadi saya muat blog anda kedalam agregasi saya, dan beberapa blog lainya.

Anda bisa cek disini:
http://raffaell.web.id

Infonya disini:
http://forum.kafegaul.com/showthread.php?t=167112

Thanks..
crystalistgita said…
makasih raffael, atas atensimu pada puisi.

aku sudah nyambangi raffael.web.id
nanti saya link juga di blog kecilku.

Popular posts from this blog

Tentang Senja

Berkata senja pada pagi
"Aku lelah menjadi sesudahmu"
Dengan tangisnya yang luruh
"Aku ingin menjadi kamu"

Waktu lama memajangmu
Apalah senja
Tiba sebentar lalu pergi

"Tapi banyak yang menunggu senja" hiburnya
Pagi tersenyum,
"Engkau mahal katanya"


8nov06

Wi.. Semua tentang sebuah Tanda

Wi..
aku biarkan jengkal jarimu
hitungi bias luka sukaku

Wi..
Ada juga sisa jejak darah
petualang bengal
juga suara parau bibir resah

Aku biarkan kau mandikan tubuhku
dengan uap aroma malam
Hingga aku jenak memuara
di matamu yang sepi

Wi..
ada detak berlarian di halaman rumah tepiku
ketika kau melempar ranting pohon mangga

Dan keesokan pagi kutemukan tetes embun
                                      berwarna biru rindu
Di jendela rumahku

secuil tandaMu kah itu?