Skip to main content

Matahari dan Sepatu (milik Dedy T Riyadi)

: gita pratama

sejak pagi matahari telah bermain
dengan bayang-bayang
orang, pepohonan, tiang listrik,
dan mobil lalu lalang

kadang kalau letih, dia akan
bermain petak umpet di antara
gedung-gedung menjulang

menjelang senja kulihat air matanya
merah di ujung kalut laut, mungkin
sepatunya hilang di tengah jalan



makasih om ded atas sepatunya.

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Senja

Berkata senja pada pagi
"Aku lelah menjadi sesudahmu"
Dengan tangisnya yang luruh
"Aku ingin menjadi kamu"

Waktu lama memajangmu
Apalah senja
Tiba sebentar lalu pergi

"Tapi banyak yang menunggu senja" hiburnya
Pagi tersenyum,
"Engkau mahal katanya"


8nov06

Wi.. Semua tentang sebuah Tanda

Wi..
aku biarkan jengkal jarimu
hitungi bias luka sukaku

Wi..
Ada juga sisa jejak darah
petualang bengal
juga suara parau bibir resah

Aku biarkan kau mandikan tubuhku
dengan uap aroma malam
Hingga aku jenak memuara
di matamu yang sepi

Wi..
ada detak berlarian di halaman rumah tepiku
ketika kau melempar ranting pohon mangga

Dan keesokan pagi kutemukan tetes embun
                                      berwarna biru rindu
Di jendela rumahku

secuil tandaMu kah itu?