Pendatang pergi

Pedagang itu menatap
Matanya merah
Berteriak
Hingga kerongkongan kering
Puisi berlembar-lembar
Habis dijajakan
Pendatang gusar
Kota macam apa ini
Tinggi sekali mimpi digantungkan
Kemudian ia turun
Pindah jurusan
Pulang kekampungnya

29nov06

No comments:

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...