Puisi Redup

Kembang merah kuncup
Hujan datang mengecup

Hunian sulur-sulur perdu
Setaman dibasahi rindu

Angin datang menggulung
Dada menggelembung

Matamu sayu meredup
Dan kata-kata menuju kutub

Sby, 18 Agust 2009

2 comments:

HERU SUSANTO said...

asik benar puisi puisi ini...

crystalistgita said...

suwonn mas heru..
walah nyampe' juga di sini. hehehe...

Selalu ada jalan menuju pulang

Berliatan jejak menuju entah Tersesat di ruang bayang bayang Bersembunyi dari terik Kemudian berlari sambil mencaci Jalanan besar dengan be...