Aku tidak Menulis
Bukan karena aku kehilangan kata-kata
Aku tidak Menulis
Bukan karena aku bosan melukis di atas kanvas
Aku tidak Menulis
Bukan tidak ada lagi berita yang ingin ku ceritakan
Aku tidak Menulis
Bukan karena kehabisan tinta atau kehilangan pena
Aku... Sedang... Tidak.. Ingin... Menulis
HANYA karena
Tanda dan Makna
kabur
Tempat kerja, 27 Februari 2012
Tuesday, February 28, 2012
Tuesday, September 13, 2011
Perempuan dengan Punggung yang Menunggu
:Dua perempuan
Ini tak sekedar tentang arus kali
Yang diam ditelan gejolak
Juga bukan cerita tentang kail
Menjuntai-juntai di jembatan rolak
Ini hanya tepian seperti itu, pasang surut yang hiruk pikuk
Yang sesekali sunyi, sajak ini bukan sekedar tentang peluk
Ini hanya sepahat cerita
Tentang perempuan dengan punggung, menunggu
Tentang luka yang terkadang meraung
Juga sore gagu yang dihantam berkali-kali
: Dengan rasa rindu
Surabaya bisu, 13 september 2011
Ini tak sekedar tentang arus kali
Yang diam ditelan gejolak
Juga bukan cerita tentang kail
Menjuntai-juntai di jembatan rolak
Ini hanya tepian seperti itu, pasang surut yang hiruk pikuk
Yang sesekali sunyi, sajak ini bukan sekedar tentang peluk
Ini hanya sepahat cerita
Tentang perempuan dengan punggung, menunggu
Tentang luka yang terkadang meraung
Juga sore gagu yang dihantam berkali-kali
: Dengan rasa rindu
Surabaya bisu, 13 september 2011
Friday, August 12, 2011
Menyulut Sahut
Batu-batu kecil, biarkan tubuhku menyusup menjadi udara
Udara melayang-awang biarkan menjadi embun-embun basah
Embun biarkan aku menyusup diantara bulir yang gemeretak
: Dingin
Dingin suarakan gigil di gendang telingaku
Telinga biarkan terdengar
yang kau dengar
yang pergi menjauh
: di titik- titik Riak
Surabaya, Feb - Agust 2011
Udara melayang-awang biarkan menjadi embun-embun basah
Embun biarkan aku menyusup diantara bulir yang gemeretak
: Dingin
Dingin suarakan gigil di gendang telingaku
Telinga biarkan terdengar
yang kau dengar
yang pergi menjauh
: di titik- titik Riak
Surabaya, Feb - Agust 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)